Oleh: Muhammad Sunandar
Alwi
A. Pengertian Pendidikan Islam
Menurut Hasan Langgulung istilah pendidikan yang dalam bahasa
Inggris adalah education, berasal dari bahasa latin yaitu educere,
yang berarti memasukkan sesuatu, barangkali memasukkan ilmu ke kepala
seseorang. Dalam hal ini menurut ia bahwa ilmu adalah proses memasukkan ke
kepala orang, jadi ilmu itu memang masuk ke kepala (Hasan Langgulung, 1989:2).
Dalam arti yang lebih luas Hasan Langgulung mengartikan pendidikan sebagai
usaha memindahkan nilai-nilai kebudayaan kepada setiap individu dalam
masyarakat. Dengan kata lain Hasan Langgulung juga mengatakan bahwa pendidikan
suatu tindakan (action) yang diambil oleh suatu masyarakat, kebudayaan,
atau peradaban untuk memeliahara kelanjutan hidupnya. Bahwa pendidikan itu penting bagi manusia dalam menjalani kehidupannya di
dunia ini agar mendapatkan kebahagiaan dan kesejahteraan (Hasan Langgulung, 1989:28).
Sebagai sebuah proses pemindahan nilai-nilai pada suatu masyarakat
kepada setiap individu yang ada di dalamnya, maka proses pendidikan tersebut dapat dilakukan dengan macam-macam jalan, yakni;
melalui pengajaran, dalam hal ini berarti pemindahan pengetahuan (knowledge).
Melalui latihan dan indokrinasi yaitu proses yang melibatkan seseorang meniru atau
mengikuti apa yang diperintahkan oleh orang lain. Juga dilihat dari sudut pandangan masyarakat, dari segi pandangan individu dan
segi proses antara individu dan masyarakat. (Hasan Langgulung, 1989:61).
Dari segi pandangan masyarakat, pendidikan berarti pewarisan
kebudayaan dari generasi tua kepada generasi muda, agar hidup masyarakat tetap
berkelanjutan. Dengan kata lain, menurutnya masyarakat mempunyai nilia-nilai
budaya yang ingin disalurkan dari generasi ke generasi agar identitas masyarakat
tersebut tetap terpelihara. Nilai-nilai yang ingin disalurkan itu bermacam-macam, ada yang
bersifat intelektual, seni, politik, dan lain-lain (Hasan Langgulung, 2003:52-58).
Posting Komentar