Cerita Tentang Kereta Api Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara yang berkembang, oleh karena itu harus mampu melaksanakan pembangunan pada era globalisasi. Pelayanan publik pada dasarnya aspek kehidupan yang sangat luas. Dalam kehidupan bernegara, pemerintah memiliki fungsi memberikan berbagai pelayaanan publik yang diperlukan oleh masyarakat, mulai dari pelayanan dalam bentuk pengaturan ataupun pelayanan lain-lainnya. Semua itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Salah satu pelayanan publik adalah kereta api yang dikelola oleh PT KAI. Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang pelayanan jasa transportasi. PT KAI harus mampu memberi pelayanan yang baik bagi penggunanya. Karena transportasi berperan sebagai penunjang, pendorong dan penggerak bagi pertumbuhan daerah maupun nasional. Dalam upaya peningkatan, pemerataan, pembangunan dan hasil-hasilnya.  Transportasi atau angkutan kereta api merupakan salah satu sarana penting alternatif yang banyak dipilih untuk kelancaran aktifitasnya, karena angkutan kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang memiliki ciri, dan keunggulan yang lebih dibandingkan dengan transportasi lainnya.
Kereta api dikenal sebagai moda transportasi  yang memiliki multi keunggulan diantara nya hemat energi, hemat lahan, bersahabat dengan lingkungan, tingkat keselamatan tinggi serta mampu mengangkut dalam jumlah besar dan massal. PT KAI harus menyadari pentingnya peranan transportasi  yaitu seimbang dengan tingkat kebutuhan dan tersedianya pelayanan angkutan yang ramah, cepat, lancar, tertib, teratu, nyaman, selamat, dan efisien.
Berbicara mengenai moda tranportasi umum khususnya adalah kereta api hal yang paling penting adalah  pelayanan. Oleh sebab itu pelayanan merupakan strategi atau kunci dalam kegiatannya. Untuk  peningkatan mutu dan bentuk-bentuk pelayanan lain merupakan hal yang sangat mendesak dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia. Sehingga menjadi pelayanan yang berkesinambungan dan terpadu. Peranannya akan lebih besar dan bersifat menentukan manakala dalam kegiatan-kegiatan pelayanan terhadap masyarakat itu terdapat kualitas pelayanan yang baik.
Bahwa kualitas pelayanan kereta api harus bertujuan menarik simpati para konsumen atau pengguna jasa transportasi umum. Dengan memberikan pelayanan yang baik akan menimbulkan dampak positif dalam kereta api maupun masyarakat umum, melalui berbagai cara mulai dengan teknik dan metode yang dapat menarik lebih banyak orang untuk menggunakan atau memakai jasa yang dihasilkan oleh kereta api. Agar dalam memberikan pelayanan yang memuaskan dan selalu diingat oleh pelanggan atau penumpang secara umum. Seperti kita ketahui penumpang kereta api akan merasa puas jika dari awal naik kereta api hingga akhir turun dari kereta api pelayanan yang diberikan selama perjalanan secara baik seperti,  jadwal kedatangan, keberangkatan tepat waktu, memberikan pelayanan baik di dalam kereta.
Dalam meningkatkan kualitas pelayanan haruslah perlu diperhatikan khususnya pada keterpaduan dalam memberikan pelayanan dari pihak-pihak terkait yaitu para petugas yang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk mengabdi diri pada masyarakat khalayak umum. Seperti kru yang bertugas mengoperasikan kereta api yaitu masinis, pembantu masinis, kondektur, pramugara-pramugari kereta api harus dapat meningkatkan kualitas pelayaan secara berkesinambungan.
Untuk memahami kualitas pelayaan yang diberikan di kerata api kepada masyarakat atau penumpang. Dalam menilai kualitas terdiri dari beberapa faktor-faktor diantaranya keamanan, keselamatan perjalanan, kecepatan, dan ketepatan waktu kemudian pelayanan kenyamaman. Masih ada beberapa kekurangan pelayanan kepada penumpang sehingga, banyak keluhan yang dialami oleh penumpang kereta api. 
Meningkatkan pelayanan PT KAI di tengah banyaknya persoalan teknis maupun klasik. Bahwa realita ini harus di hadapai dengan bersaing dan berinovasi  agar produk yang dipasarkan oleh pihak kereta api  laku dan memiliki daya saing yang tinggi. Sejatinya baik buruknya pelayanan yang diberikan  akan sangat tergantung pada dari persoalan sumber daya manusia (SDM) di tubuh PT KAI  itu sendiri. Dalam artian bagaimana mereka mampu  memberikan pelayanan dengan baik, jika setiap saat mereka mengalami berbagai persoalan setiap saat  yang harus  segera dicarikan solusinya.
Hal-hal yang perlu harus ditingkatkan pelayanan kereta api agar menjadi lebih baik lagi. Walaupun kereta api sudah mengalami perubahan dari pelayanan dan fasilitas lainya akan semakin banyak persoal-persoalan muncul, mungkinkah bahwa antusiasme masyarakat atau penumpang semakin banyak yang menyambut perubahan kereta api yang semakin baik tapi berdampak pada pembludakan penumpang yang mengakibatkan krisisnya tiket yang ada.
Sementara itu mahalnya harga tiket menjadi hal penting karena tujuan tranportasi umum adalah memberikan pelayanan terbaik dengan harga ekonomis yang bisa terjangkau oleh penmpang. Bahwa hal sperti itu bisa menurunkan antusias masyarakat selaku penggunanya. Mungkin pihak PT KAI harus memperhatikan tentang harga makanan dan minuman yang masih tergolong mahal. Tapi persoalan tersebut juga menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pihak kerata api bukankah itu sudah jadi hal yang semestinya mengingat itu adalah transportasi umum gunanya adalah mempermudah masyarakat bukan lagi ajang mencari keuntungan dalam kesempatan.
Seperti fasilitas yang sering di keluhkan oleh masyarakat, seperti toilet yang kurang bersih, menu makanan yang kurang variatif, petugas yang kurang ramah, harga tiket yang terlalu mahal, kursi yang kurang nyaman, kurang komunikasi antara petugas dengan penumpang, jumlah penumpang belum sesuai harapan dengan yang di targetkan.
Menjadi kurang perhatiannya ketika itu menjadi kelas rendah yang biasa dikenal dengan kelas ekonomi yang sering menjadi permasalahan. Ada salah satu dari beberapa pendingin ruangan suka bocor dan pengaturnya yang tidak terkontrol sehingga airnya menetes ketempat duduk. Ada juga orang tidur di lantai justru di biarkan. Kenyamanan dalam kereta api adalah prioritas, tapi kalau masih sering lihat orang tidur semabarang seharusnya petugas memberi teguran atau menginagtkan dan jangan dibiarkan saja.
Selain itu kehadiran para pedangang yang menggangu kenyaman penumpang. Hilang para pedagang menculah porter yang masuk kedalam kereta. Porter yang seharusnya membantu penumpang membawa barang malah membuat kurang aman. Kehadiran porter  memang membantu para penumpang yang membawa barang banyak. Namun ketika porter tiba-tiba masuk dan mulai menwarkan jasa secara dadakan apalagi dengan cara yang kurang aman seperti menyisir bangku-bangku kereta bahkan ada yang sekaan memaksa untuk dibawakan barangnya kejadian seperti itu membuat kurang aman dan malah membuat penumpang takut. Lebih baik jika porter di organisir dengan menggunakan sistem orderan. Jadi mereka menunggu di luar kereta dan akan datang ketika ada orderan dari penumpang kereta sehingga dari pihak penumpang yang lainpun mersa aman. Hal ini yang seharusnya menjadi tantangan bagi PT KAI untuk meningkatakan kinerjanya mulai dari, pelayanan, fasilitas, volume penumpang, infrastruktur, sumber daya manusia, dan keselamatan penumpang.
Melihat betapa pentingnya tranportasi kereta api di Indonesia maka perlu menjadi sorotan kita sebagai pengguna untuk ikut turut serta memperhatikan dan memberikan  masukkan dan perbaikan kepada pengelola perkeretaapian di Indonesia  agar tercipta sarana angkutan kereta api yang aman dan baik ditinjau dari segi pengguna (masyarakat), juga pekerja, dan serta petugas kereta api. Perihal diatas patut menjadi sorotan utama dilihat dari banyaknya kecelakaan kereta yang terjadi di Indonesia.
Dari banyaknya kasus kecelakaan yang ada maka perlu ada tindakan preventif yang berguna untuk mengurangi dampak kecelakaan. Walaupun masih terjadi kecelakaan karena adanya human error terhadap manajemen perilintasan kereta dan prasarana perkeretaapian. Pencegahan terhadap kelalaian dari manusia ini sudah dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan memasang alarm pada lokomotif ataupun pada ruang kontrol dan juga dengan pembubuhan teknologi canggih serta otomatis sistem.
Semua itu bisa dilakukan pencegahan dengan melakukan komunikasi antar masinis kereta dengan kontor pusat dan pemberian informasi mengenai jadwal kapan harus jalan atau berhentinya jalur kereta serta jalur mana saja yang harus di tempuh termasuk kontrol kecepatan kereta api. Melakukan perawatan sarana dan prasaran kereta api, seperti perawatan rel, mesin dan rambu-rambu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Memberikan rambu-rambu dan palang pintu perlintasan di setiap perlintasan kereta api yang melalui daerah masyarakat. Memberikan pelatihan terhadap semua pegawai kereta api sehingga menjadi tenaga kerja yang handal. Penertiban peraturan perihal pengguna.

Pentingnya penertiban perihal pengguna kereta api menjadi salah satu tugas dari PT KAI dengan cara di berikan edukasi atau sosialisai. Agar menjadi kesinambungan antara pihak kereta api dengan penumpang untuk meningkatkan proses kinerja kereta api sendiri dan untuk memberikan keselamatan pada pengguna jasa tranportasi kereta api (masyarakat). Harapan dengan adanya kereta api yang lebih maju, cepat dan modern masayarakat bisa percaya, aman dalam perjalanan. Selain itu masyarakat harus bearlih menggunakan kereta api yang dulunya menggunakan kendaraan pribadi. Perlu diketahui oleh masyarakat harus sadar bahwa kereta api menjadi solusi terbaik untuk melakukan perjalanan.
#Kereta Api Indonesia #AyoNaikKereta#Sahabat KAI#KAI72

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates